twitter

Showing posts with label Cinta. Show all posts
Showing posts with label Cinta. Show all posts

Unconditional Love - Cinta tak Bersyarat
 

Souce: Google.com
  

Unconditional love
Ketika cinta masih ada saat kau berjauhan dengan nya
Atau saat tak bertatap muka kau masih merasakan keberadaannya
Dalam keramaian kau masih memikirkan dia
Dalam sibuk mu masih terluang waktu untuknya

Unconditional love
Ketika kau tidak tau kenapa kau cinta padanya
yang kau tau "kau tiba-tiba terpaut"
Tanpa tanda tiba-tiba kau cinta
dan tanpa kau sadari rindu mulai menyapa

Unconditional love
saat terindah adalah saat ia ada
di dekatnya kau merasa sempurna
saat berada disekitar nya kau menjadi diri sendiri
tanpa peduli, kau bahagia jalani hari

Unconditional love
Saat dia jauh terasa hambar
Rindu terasa menyesak, tak berperi
Tak ingin jarak memisahkan
Dekat menjadi harapan

Unconditional love
akhirnya walau cinta bertepuk sebelah tangan
melepaskan bagian dari rasa cinta
tetap mengharap kebahagiaannya
melepas bagian tersulit dalam pelajaran cinta
tapi jika ini yang terbaik, let it go

Unconditional Love
Ketika mencintai tapi tak mengharapkan balasan

Unconditional love- ketika mencintai tanpa syarat!!


Batu Kajang
23 Desember 2015
01:15



Didepan Matamu Aku Jadi Pengagum Rahasiamu

Diantara secuil perasaan yang pernah ku alami
Kali ini terasa beda dan dalam
Ini bukan hanya sebatas rasa suka, tapi lebih kepada mencinta
Ini bukan sekedar perasaan suka tapi mengagumi
Ini bukan sekedar rasa ingin dekat tapi rasa ingin memiliki
Ini bukan hanya rasa sebatas peduli tapi rasa menyayangi
Dekat dengan ku adalah kebahagian
Dekat dengan mu buat ku tersenyum bahagia
Dekat dengan mu buat ku merasa tentram
Dan Dekat dengan mu buatku lebih hidup
Nama mu menjadi gema yang selalu menyapa tiap pagi
Namamu menjadi lonceng setiap siang yang panas
Namamu selalu tersebut di tiap diamku
Hati ini sudah tertambat dalam dermaga hatimu
Rasa ini kian dalam tenggelam dalam hayalan
Tanpa kau sadari, tanpa ku bisa berujar
Tanpa kau ketahui, dan ku tak bisa bertutur
Aku suka dan rasa ini tak bisa ku ucap
Haruskan ku unggap rasa ini, atau cukup sebatas pengharapan
Aku menjadi pengagum rahasia di depan matamu


26/08/15
Office KJA Project PTP 01:56




Mendamba

Di bawah pohon mangga kampus ku, pagi-pagi sudah ku jelajahi lorong khayal
Sudut mata ini tak bisa lepas mencuri-curi pandang padamu! Ini gila, dan memang gila. Dan setiap curhatan hati akan rasa ini selalu menyisakan tempat untuk berujar GILA.Selama ini namamu tak pernah ku tak tahu,  dan baru saja nama itu ter-lontar dari mulutmu , dalam tiga menit. sejak satu setengah tahun lalu tak kala pertama kali ku pandang dirimu di sudut kanan aula kelas, hatiku bergetar, perkenalan secara formal tak pernah kita lakukan apalagi duduk berdekatan dan bercengkerama.
Kini tak sengaja kau duduk di depanku, mata ini tak bisa ku tahan untuk menghindar melihat selayang pandang wajahmu, lagi dengan cara mencuri. Ku tahan agar tak terlihat canggung, dan jantung ini kian melaju kencang.  Am gone wild….
Sederhana wajahmu, ah.. hanya bisa menarik nafas dan lepas..Memang hatiku mudah jatuh dan rapuh, rentan dan mudah bergetar ketika  mata menangkap sosok yang membuatku terpaku, sinyal aneh itu akan menyampaikan gelombang merah jambu dari mata sampai ke hati, dan rasa ini mendebarkan. Mata ini cukup liar, seakan memiliki radar yang di set untuk menangkap wajahmu  yang ketika ku pandang akan membuat melambung dan terbakar asmara
Dia masih di depanku, sedang bercengkerama dengan teman seangkatan ku  dan aku tahu mataku memang tak memandang fokus wajahnya, tapi telingaku nyalang mendengar setiap kata yang dia ucapkan, ketika mata tak bisa melihat wajahnya, telinga ini menjadi fokus menangkap frekuensi suara yang dia keluarkan. Ohh.. ku makin tak kuasa duduk disini, memandang langsung ke ruang matanya mana ku berani! Lagi,ku curi pandang ke wajahnya!Ini tak akan berlanjut ku tahu! Tak kan bisa aku dan dia bersatu . Mendamba tapi tak akan pernah dipunyaiBiar rasa ini tersimpan dan layu sendirinya  

Bawah pohon Mangga FKM UI
desember 14 2012


Tak ingin menjadi pungguk yg hanya bisa merindu, tapi jadi malam menemani rembulan.
Tanya hati bukankah hasrat memiliki terpatri?

Tak ingin menjadi tragis, salah satu dri kita menjadi buih dilautan, kisah sang putri duyung yang malang, cinta hilang

Juga tak ingin seperti romie dan juli, cinta yg haru, sendiri diakhir cerita, ku tak mau.

Cukup punya kisah sederhana

Aku dan kamu bersama, Saling menjaga karna cinta.
Mencinta bukan karna manusia tapi karnaNya

Dan..
Akhir terindah adalah tak kala kita kembali bersatu di alam abadi


Melepaskan Cinta!?




Bagian paling indah dalam cinta adalah memulainya, memilikinya, dan bagian yang paling sulit dalam cinta adalah ketika melepaskan! karena melepaskan itu penuh pengorbanan. Dan hidden value dari kata melepaskan adalah mengajarkan arti lebih dari kata cinta. Apakah akan tetap ada cinta jika ia terlepas? Atau yang tersisa hanya perih, tangis dan tidak pernah mencoba melihat makna dibalik melepaskan?


Dan akhirnya melepaskan adalah bagian dari cinta....?, setuju atau tidak itu pilihan.




Gugur, Tangis, Benderang!


Daun hijau menguning,
hanya menunggu tiupan angin sebelum ia gugur.
Awan putih menghitam,
Menunggu titik dingin sebelum akhirnya menangis
Hitam malam memutih
Menunggu benang putih fajar sebelum ia pudar, terang!


Bagaimana dengan hati?
Gugur seakan menunggu waktu
Menangis tinggal menunggu tetes
Atau benderang terang ketika fajar?


FIB UI 9 Mei 2013




Bicara Hati






Akankah resonansi hati tersambung dengan hatimu, akankah frekuensi ini terhubung denganmu, seperti memutar "Channel" radio mencari frekuensi yang tepat sehingga suara menjadi ada, ataukah tak terdeteksi sehingga menjadi hampa? tak bersuara hanya mendengar kikik yang mengeram dan memekakkan telinga? Bisakah ini menjadi melodi yang indah seperti petikan gitar yang berdenting indah mengalun?

Getar ini mungkin tak akan sampai kepadamu, seperti riak air yang tenggelam sebelum mencapai bibir pantai, seperti benih yang terabaikan dan mati sebelum tumbuh menjadi bunga, hampa. seperti inikah akhir cerita?




Ketukan

Tok
tok, tok, tok
tok,
tok,tok,tok
Di depan rumah

Tik,
tik,tik,tik
Tik,
tik,tik,tik
Dinding kamar

berjalan ke depan pintu, degub semakin kencang

Dug,
dug,dug,dug
Tubuh bergema




Nihil Kita Bersama

Apa maksud hati?
Bertanya pada diri aku bingung

Dambaan ini nyata!
Niat bersama
Memiliki
Tapi Mustahil
Ibarat air
Takkan menyatu dengan api

Memandang
Dekat
Dekap
dan hati selalu buncah




Melukis Kenangan, Melodi tak Berbait


Entah bagaimana cara hati harus melukis, tangan ku kelu dan kaku, tak tahu melukis itu seperti apa. tapi di ruang rindu dengan jelas ku lukiskan wajah meronamu, ranun bibir delima merekah, mata bulatmu dengan semut berbaris rapi di atasnya. tak bisa ku melukis

Entah bagaimana caranya bernyayi, bibirku kelu, tak bergerak mati rasa. lidah ku kebas tak bisa berucap! ntah kenap nyayian tak bisa ku lantutkan, tak bisa ku bersenandung dengan lepas! terkunci sang bibir! padahal kau tahu bait-bait syair telah ku ukir dengan halus, mengalun dan suara hati telah melantutkannya dengan anggun, tapi bibir ini! tak bisa ku bernyayi

Entah bagaimana caranya berjalan, kakiku linu, sendiku kaku, hilang rasa tuk melangkah di jalan yang tak bergelombang ini. tak bisa ku melangkah, hanya diam di antara kaki yang tak bergerak dan tak tergerak. Tak bisa bergerak kenapa? di sudut mata ku lihat jalan yang menghantarkan ku pada peraduan, tapi kenapa tak bisa berjalan aku?

Tak bisa melukis merona wajahmu
Tak bisa bernyayi alunan melodi untukmu
Tak terlankahkan kaki untuk mu

Tak bisa ku raih, hatiku masih bebal, masih batu untuk tetap berjalan meraihmu, 
Meski waktu telah berputar kian cepat, 
Mengantarkan detik menjadi menit, 
Menit menjadi jam,
Jam menuju hari,
Menuju minggu,
Menjadi bulan,
dan menjadi tahun
Tak bisa ku berjalan dan melangkah

Memori tentangmu tak bisa ku lepas, dan berjalan kepadamu seperti dahulu tak kuasa aku, kenangan takkan bisa menjadi nyata dan akan selalu tersisa dibelakang, dan mengejar kebelakang adalah hal yang mustahil bukan?

Memori yang tak terlepas, berjalan kepadamu aku kelu, bernyayi dengan mu mana ku bisa, dan melukis apa lagi, buram di tangan.

Dan langkah kaki akan bergerak dengan mulus jika menghadap kedepan, dan bernyayi akan bisa mendedangkan syair yang bebait, dan melukis akan dengan indah jika menatap kanvas yang baru, sanggupkan aku tanpamu!?

Mencoba merangkai kata berpuisi ria, hahaha
Kostan tercinta, 7-02-13


Rainbow
Lonely, Rainbow Shall Come?   



I feel so lonely
This 3x4 m room is like a cage that lock me inside
It's not a really cage that lock the bird inside
Can't get out freely, just see out world but cant touch them
For me, This cage is a place where i could come in and out freely
But The point is that me, my self as like as the bird that just live alone with no one beside.  

I have so many friends for sure!
I have a best friend that know who I really are
But somehow my heart feel so lonely
This feeling is really driving me like crazy



Taman

Saya, Suka, Cinta
Sebuah kisah telah terukir di satu dunia antara saya, suka dan cinta. kami berteman dan satu sama lain saling berjalan dalam sisi yang berbeda, membentuk segitiga yang sudutnya tak diketahui berapa. Antara saya, suka da cinta terdapat hubungan yang rumit karena pertengkaran sering terjadi, saling mendominasi segitiga hidup sering kami lakukan sehingga salah satu sudut berakhir dengan ukuran yang lebih kecil. Ya, Antara saya, suka dan cinta ada sebuah kisah

Saya dan suka..............

Dasar kau suka, sangat pandai me-manipulasi hati, dan menjadikan saya senjata! menjadi radar yang selalu membunyikan sirene setiap kali  memandang wajah-wajah itu. 

Saya tak habis pikir, kenapa begitu lemah dihadapan suka, hati ini terlalu lemah untuk berkata tidak! ya, saya sangat lemah terhadap mereka yang membuat hati bergetar, itu bukan cinta pastinya! tapi ketika sosok-sosok indah melintas di depan mata, maka tiada kata untuk menang melawan gejolak itu, dan lagi-lagi saya bertekuk lutut! kalah, ah dasar saya ini sebegitu rapuh, seperti porselen yang ketika jatuh akan pecah berderai

Lagi, saya mencoba bertahan dengan satu wajah, ia anggun, dan indah, dan mencoba menguatkan hati untuk hanya memandang dia, hahaha saya bisa?! iya, hanya beberapa saat saja, ketika bunga lain tumbuh mekar dan mewangi, hidung ini tak kan bisa mengelak, bau itu akan menari-nari dan memabukkan dan mata saya akan ter hipnotis untuk berpaling kepadanya, lagi-lagi sial, tak bisa saya bertahan! ah dasar kau!

Saya adalah orang yang menghargai keindahan, ini jujur dari hati, karena keindahan adalah anugerah, dan memandangnya saya suka, berlama-lama tak apa! apa iya? memandang lama? bolehkan saya? tak boleh!  saya tahu! tapi mata saya kembali mencuri pandang


berlabuh

Hanya Sebuah Titipan!


Kita hanya dititipkan rasa cinta oleh Sang Maha Cinta! kitalah yang membuatnya berlabuh di dermaga sebuah pulau hati! dan ketika cinta berbuah indah apakah kita akan melupakan Sang pemberi-nya?! dan ketika cinta berlabuh di pulau pahit dengan jurang dan cadas jangan salahkan Sang Pemberi, karena sekali lagi kita yang memilih untuk berlabuh di sana

Sang Maha Cinta menitipkan rasa dan kita yang memilih kepada siapa membaginya! bagikan lah cinta kepada dia yang bisa menuntun dan menjaga rasa ini untuk dikembalikan nantinya kepada Pemilik Sejatinya!

Cinta adalah Anugerah 

Kostan tercinta
1 januari 2013



Putih,
bersih  tak bernoda
menunggu untuk di goreskan.

Begitulah kertas, dia akan hidup dan bernafas ketika tinta mulai digoreskan oleh pena
tinta adalah darah yang menghidupi setiap sendinya, 
tak hanya ibarat darah, bagi kertas tinta adalah penghias putih dirinya

Kertas...
rapuh..
lembab...
kertas sangat rapuh
ketika tetes-tetes air menyirami tubuhnya..
maka tiada harapan lagi
dia akan mati
begitu juga dengan segala hiasan nya, sang tintapun akan memudar

Kertas..
ringkih
ia tak bisa di biarkan begitu saja
rentan untuk remuk, lusuh dan akhirnya terbuang

Kertas..
jika kau adalah kertas..
kan ku berikan tinta termahal..
kan kutuliskan kata-kata indah dan menghiasi putihnya hatimu

jika kau adalah kertas..
tak kan kubiarkan kau mendekati sang air yang akan membuatmu memudar
kan ku simpan kau di singgasana yang kering

jika kau adalah kertas..
tak kan kubiarkan kau diremukkan apalagi terlantar
kan ku simpan kau di koper hatiku
aman, damai dan tak akan merusak indahnya putih hatimu

jika kau adalah kertas, 
akulah penjagamu
kan kujaga, walau sampai berabat waktu yang kau butuhkan

Bawah Pohon Mangga
20 desember 2012






Aku ingin menjadi Oase dikala kau berjalan di padang Sahara! siapkan saja gelas terbaikmu  
Aku ingin menjadi Harimau dikala kau menjelajahi rimba! karena aku rajanya, maka siapkan saja rantai kasihmu..
Aku ingin menjadi pohon besar yang siap menjadi tempatmu berteduh dikala hujan! Ya Allah hujan lah teruss..





Aku ingin menjadi kertas putih yang setiap saat bisa kau goreskan curhatanmu! Siapkan saja tinta merah jambumu
Aku ingin menjadi lilin yang siap menerangi gelapmu! siapkan saja api cinta untuk menhidupkanku
Aku ingin menjadi kaca mata yang memfokuskan pandangan mu yang kabur! siapkan saja bingkai asmaranya





Aku siap menjadi bantal yaang menjadi penyangga tidurmu! siapkan saja dengkuran lembutmu karena aku suka
Aku ingin menjadi LCD yang siap memroyeksikan angan-anganmu! siapkan saja listrik-listrik senyummu
Aku ingin menjadi twitter yang siap mengupdate setiap tutur katamu! bersiaplah menjadi trending topicnya






Aku ingin menjadi pelengkap hidupmu, menemani, dan membimbingmu

SIAPKAH KAMU MENGOPERASIKAN PROGRAMKU INI?!


Apakah boleh aku mendapatkan perhatianmu?
Apakah boleh jika aku menerima cintamu?
Apakah boleh jika serpihan hatimu ku miliki?
dan apakah boleh jika senyum termanismu slalu untukku?

Aku ibarat pejalan kaki di depan toko perhiasan
yang hanya bisa menikmati indahnya dirimu,
Kau ibarat perhisan yang dietalase dengan rapat
hanya bisa dipandang dan dikagumi
terlalu indah dan mahal

Ah, aku hanya orang biasa
mana bisa aku membeli perhiasan itu...
dan begitukah nyatanya?
untuk mendapatkan serpihan merah jambu itu...
ada harga yang harus ku bayar?!

Sekuntum bunga di kelilingi pagar duri
untuk meraihmu , berdarah aku!
dan aku terlalu lemah untuk memperjuangkanmu
karena begitu banyak kumbang yang lebih gagah dan mentereng dibandingkan aku
aku terpaku.


Apakah boleh jika serpihan merah jambu itu ku miliki?
yang ku punya hanya kasih tulus
yang ku punya hanya perhatian yang hangat
yang ku punya hanya wajah sederhana yang tak tampan pula
tapi mata ini siap memberikan perhatian tak bertepi

Perhiasan yang dietalase
Bunga yang dipagar duri
Apakah bisa aku memiliki seserpih hati dan  senyum indahmu?

mencoba merangkai kata di hati yang agak sepi,haha
Bawah pohon mangga
18 des 2012



Maling.....kau adalah maling yang dengan terang-terangan telah mencuri serpihan rasa yang tertanam di dalam dada.
Kau maling yang berbeda dengan maling yang lain, senyap-senyap, sembunyi-sembunyi bukan caramu, nyata di depan mata kau sambar serpihan itu.
Kau maling,.....
Dengan senyum mu, dengan keanggunan budimu yang elok kau telah mencuri hatiku.tapi dengan bodohnya, kau merasa tidak melalukan apa-apa. Bertanya bertanggung jawab untuk apa, mencuri apa, berbuat apa?
Dasar maling romansa.
Kau bilang kau tidak tahu, kau bilang kau tidak mencuri sesuatu, tapi di tanganmu kau ngenggam rasaku, kau mainkan serpihan merah jambu itu.
Kau tertawa, tapi seakan tak bersalah
Dasar kau maling rasa
Mungkin serpihan itu terlalu mudah untuk kau curi, mungkin aku terlalu lemah untuk menangkap tangan jahilmu mengambil serpihan itu, atau aku yang membuatmu ingin mencurinya tanpaku cegah tindakanmu?
Dasar kau maling hati..
Sekarang hati ini sudah kau genggam erat, jika kau lepas maka akan remuk ia, serpihan-serpihannya bertaburan, seperti puzle yang tak lengkap, tak bermakna, karna apa? Kau tahu itu, serpihan utamanya terlah kau rebut wahai kau Maling rasa.
Kau maling
Yang dengan sengaja berbuat ulah, tanpa merasa salah.
Tapi aku rasa suka, kau maling yang tak ku benci , tapi ku nanti
Dasar kau maling hati
cinta sejati.

@kostan tercinta, sambil beradio ria, 21.00. 4 feb 2012