![]() |
| Souce: Google.com |
1 comments
Posted in
Labels:
Cinta,
Puisi
![]() |
| Souce: Google.com |
0
comments
Posted in
Labels:
Cinta,
Puisi
0
comments
Posted in
Labels:
Cinta
Sudut mata ini tak bisa lepas mencuri-curi pandang padamu! Ini gila, dan memang gila. Dan setiap curhatan hati akan rasa ini selalu menyisakan tempat untuk berujar GILA.Selama ini namamu tak pernah ku tak tahu, dan baru saja nama itu ter-lontar dari mulutmu , dalam tiga menit. sejak satu setengah tahun lalu tak kala pertama kali ku pandang dirimu di sudut kanan aula kelas, hatiku bergetar, perkenalan secara formal tak pernah kita lakukan apalagi duduk berdekatan dan bercengkerama.
Kini tak sengaja kau duduk di depanku, mata ini tak bisa ku tahan untuk menghindar melihat selayang pandang wajahmu, lagi dengan cara mencuri. Ku tahan agar tak terlihat canggung, dan jantung ini kian melaju kencang. Am gone wild….
Sederhana wajahmu, ah.. hanya bisa menarik nafas dan lepas..Memang hatiku mudah jatuh dan rapuh, rentan dan mudah bergetar ketika mata menangkap sosok yang membuatku terpaku, sinyal aneh itu akan menyampaikan gelombang merah jambu dari mata sampai ke hati, dan rasa ini mendebarkan. Mata ini cukup liar, seakan memiliki radar yang di set untuk menangkap wajahmu yang ketika ku pandang akan membuat melambung dan terbakar asmara
Dia masih di depanku, sedang bercengkerama dengan teman seangkatan ku dan aku tahu mataku memang tak memandang fokus wajahnya, tapi telingaku nyalang mendengar setiap kata yang dia ucapkan, ketika mata tak bisa melihat wajahnya, telinga ini menjadi fokus menangkap frekuensi suara yang dia keluarkan. Ohh.. ku makin tak kuasa duduk disini, memandang langsung ke ruang matanya mana ku berani! Lagi,ku curi pandang ke wajahnya!Ini tak akan berlanjut ku tahu! Tak kan bisa aku dan dia bersatu . Mendamba tapi tak akan pernah dipunyai. Biar rasa ini tersimpan dan layu sendirinya
1 comments
Posted in
Labels:
Cinta
0
comments
Posted in
Labels:
Cinta
0
comments
Posted in
Labels:
Cinta
0
comments
Posted in
Labels:
Cinta
0
comments
Posted in
Labels:
Cinta
0
comments
Posted in
Labels:
Cinta
0
comments
Posted in
Labels:
Cinta
0
comments
Posted in
Labels:
Cinta
0
comments
Posted in
Labels:
Cinta
![]() |
| Taman |
0
comments
Posted in
Labels:
Cinta
![]() |
| berlabuh |
0
comments
Posted in
Labels:
Cinta
0
comments
Posted in
Labels:
Cinta
0
comments
Posted in
Labels:
Cinta
![]() |
3
comments
Posted in
Labels:
Cinta

Maling.....kau adalah maling yang dengan terang-terangan telah mencuri serpihan rasa yang tertanam di dalam dada.
Kau maling yang berbeda dengan maling yang lain, senyap-senyap, sembunyi-sembunyi bukan caramu, nyata di depan mata kau sambar serpihan itu.
Kau maling,.....
Dengan senyum mu, dengan keanggunan budimu yang elok kau telah mencuri hatiku.tapi dengan bodohnya, kau merasa tidak melalukan apa-apa. Bertanya bertanggung jawab untuk apa, mencuri apa, berbuat apa?
Dasar maling romansa.
Kau bilang kau tidak tahu, kau bilang kau tidak mencuri sesuatu, tapi di tanganmu kau ngenggam rasaku, kau mainkan serpihan merah jambu itu.
Kau tertawa, tapi seakan tak bersalah
Dasar kau maling rasa
Mungkin serpihan itu terlalu mudah untuk kau curi, mungkin aku terlalu lemah untuk menangkap tangan jahilmu mengambil serpihan itu, atau aku yang membuatmu ingin mencurinya tanpaku cegah tindakanmu?
Dasar kau maling hati..
Sekarang hati ini sudah kau genggam erat, jika kau lepas maka akan remuk ia, serpihan-serpihannya bertaburan, seperti puzle yang tak lengkap, tak bermakna, karna apa? Kau tahu itu, serpihan utamanya terlah kau rebut wahai kau Maling rasa.
Kau maling
Yang dengan sengaja berbuat ulah, tanpa merasa salah.
Tapi aku rasa suka, kau maling yang tak ku benci , tapi ku nanti
Dasar kau maling hati
cinta sejati.
@kostan tercinta, sambil beradio ria, 21.00. 4 feb 2012
